Home » 22 Pasar Tradisional Di Semarang yang Masih Ramai dan Aktif

22 Pasar Tradisional Di Semarang yang Masih Ramai dan Aktif

by jantolberjaya

Pasar tradisional di Semarang sampai sekarang ini memang banyak yang masih aktif digunakan sebagai pusat jual beli. Walau anggapannya bagi masyarakat modern, pasar tradisional adalah tempat kumuh dan bau. Tidak selamanya pasar tradisional memiliki tampilan seperti itu lagi apalagi di Semarang.

Beberapa pasar sudah dirombak dengan tatanan baru dan bangunan baru sehingga menghasilkan pemandangan yang berbeda. Nah, ada total 22 pasar tradisional yang ada di Semarang, sebetulnya memang ada banyak pasar namun dari kategori pasar kecil.

Rata-rata orang lebih datang ke pasar tradisional karena di tempat ini bisa melakukan transaksi dengan cara tawar-menawar. Artinya harga bisa kita minta untuk diturunkan agar sesuai dengan budget yang kita inginkan. Jika tidak ada kesepakatan bisa berganti dengan penjual yang lainnya. Nah daripada semakin penasaran langsung simak listnya berikut ini!

[table id=9 /]

Pasar Bulu

pasar bulu semarang

adelia putri

Pasar tradisional yang terkenal bahkan sampai ke luar kota adalah Pasar Bulu yang terletak di Jalan Mgr. Sugiyopranoto atau dekat dengan Monumen Tugu Muda Semarang. Pasar ini termasuk salah satu pasar yang mendapatkan fasilitas renovasi dengan bentuk yang lebih modern dan bersih. Terlihat beberapa tingkatan pasar dari basement bawah dan tingkatan lantai di atasnya.

Kamu bisa menemukan berbagai bahan dapur, peralatan rumah tangga, sayur mayur dan masih banyak lagi. Ada banyak pedagang yang bersiap diri sejak dini hari karena biasanya pasar tradisional memang mulai aktif dari jam 2 pagi. Bisa dibilang untuk stok barang di Pasar Bulu ini lebih lengkap dan murah dibandingkan pasar lainnya.

Pasar Tradisional Krempyeng Semarang

Pasar Tradisional Krempyeng semarang

Untung Widiyanto

Pasar selanjutnya adalah Pasar Tradisional Krempyeng Semarang yang beralamat di Jalan Pamularsih Raya atau dekat lampu merah Sam Poo Kong. Memang tidak terlalu besar namun bisa dianggap semua kebutuhan bisa dibeli di pasar ini. Jika kamu mencari bunga untuk ziarah, di sini tempatnya karena berdekatan dengan tempat pemakaman umum Mbapi.

Aksesnya juga termasuk strategis berdekatan dengan pusat kota dan tempat mana saja yang menjadi sentral keramaian di Semarang. Mulai daging segar, buah import, bawang, cabai, sayuran, dan perlengkapan rumah bisa ditemukan di pasar ini.

Pasar Simongan / Pasar BK

Pasar Simongan Pasar BK

Yuliati Wiarsana

Dikenal dengan sebutan lain yaitu Pasar BK juga termasuk ramai dikunjungi oleh pembeli dan pedagang yang ada. Pasar ini terbagi menjadi dua area yaitu luar pasar dan dalam pasar. Di luar pasar lebih banyak menemukan penjual sayur atau buah-buahan sedangkan di bagian dalam pasarnya lebih banyak penjual sembako dan daging-dagingan.

Jika kamu ingin membeli rempah-rempah atau bahan khusus yang berkaitan dengan “Kejawen” bisa langsung menuju belakang pasar. Di situ ada penjual bunga yang juga menjual berbagai kebutuhan adat istiadat orang Jawa. Harga sembako dan sayur di sini termasuk murah karena didatangkan langsung dari tempat produksinya.

Pasar Jerakah Semarang

Pasar Jerakah

rachman prabowo

Di sisi Barat Kota Semarang terdapat Pasar Jerakah yang juga masuk ke dalam list pasar tradisional. Dahulu pasar ini memang termasuk besar dan bisa dianggap bersanding dengan Pasar Bulu namun lama-kelamaan pasarnya menjadi kurang ramai. Mungkin karena lokasinya yang berada di jalan utama lintas kota lintas provinsi jadi pelanggan lebih memilih pasar yang tidak berdampingan dengan truk-truk besar.

Pasar Jerakah sampai saat ini masih digunakan sebagai tempat jual beli barang kebutuhan sehari-hari mulai dari sembako, peralatan masak, peralatan rumah, pembasmi hama dan masih banyak lagi. Tak ada salahnya untuk mampir ke pasar ini jika dekat dengan lokasimu karena masih terhitung memiliki banyak penjual yang aktif setiap harinya.

Pasar Ngaliyan

Pasar Ngaliyan Semarang

Imron Rosyidi

Di Jalan Ngaliyan Semarang terdapat satu pasar yang masih aktif bahkan terhitung sebagai pasar ramai yang ada di Semarang. Walau sebetulnya, luas pasar ini tidak terlalu besar namun hiruk pikuk keramaiannya sangat terasa. Di pasar ini menjual berbagai kebutuhan pokok sehari-hari, mulai dari beras, perabot rumah tangga, bahan kain, peralatan makan, sayur dan masih banyak lagi.

Lokasinya juga tidak jauh dari Kawasan Industri Candi dan Pujasera Ngaliyan yang menjadi pusatnya perputaran banyak uang di daerah Ngaliyan. Jadi tak heran jika pasarnya selalu ramai bahkan bisa menimbulkan kemacetan di jam-jam sibuk.

Pasar Purwoyoso

Pasar Purwoyoso

Aena Kusnayati

Tidak jauh dari pasar Ngaliyan terdapat pasar kecil yang lokasinya agak ke dalam dari jalan raya besar, namanya adalah Pasar Purwoyoso. Beralamat di Jalan Gatot Subroto yang merupakan jalan tembusan yang menghubungkan Semarang Barat dengan Ngaliyan. Pasar ini termasuk ramai meskipun ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan Pasar Ngaliyan.

Berbagai kebutuhan rumah tangga mulai dari perabot, peralatan mandi, makan dan lainnya tersedia di tempat ini. Untuk berbagai kebutuhan daging juga bisa ditemukan di pasar ini. Bagi kamu yang berlokasi di daerah Pasadena atau Ngaliyan bisa juga mengunjungi untuk stok barang atau sekedar berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Pasar Peterongan

Pasar Peterongan

Baktiar Atmadi

Pasar tradisional Semarang yang masih aktif selanjutnya adalah Pasar Peterongan yang berlokasi di Jalan MT. Haryono No. 936 Semarang. Lokasi pasarnya dekat dengan Java Mall Semarang dan Star Hotel. Pasar ini terbagi dalam dua wilayah yang dipisahkan oleh Jalan MT Haryono (Pasar Wonodri dan Pasar Peterongan)sehingga untuk sekedar cuci mata atau mencari barang harus menyeberang jalan besar.

Bisa dianggap di sini sebagai salah satu pasar besar yang ada di Semarang. Berbagai bahan kebutuhan pokok juga termasuk murah dan lengkap. Jadi jika ingin mencari barang apapun bisa langsung datang ke pasar tradisional ini. Buka dari dini hari sampai siang hari, walau di siang hari sampai malam juga masih ada penjual yang setia menunggu pelanggannya datang.

Pasar Johar Lama

Pasar Johar lama

AHMAD YUSUF

Sebelum terjadi tragedi kebakaran beberapa tahun silam, pasar ini dianggap sebagai pasar tradisional terbesar di Semarang. Bahkan para pedagang di luar kota menyetok barangnya dari pasar ini. Banyak penjual di Pasar Johar ini memang terkoneksi dengan pasar besar lain di Jakarta dan Surabaya. Jadi untuk menemukan harga grosir sangatlah mudah.

Semenjak kebakaran dan dilakukan renovasi, sebagian pedagangnya masih bertahan di area sana. Walau sudah ada aturan untuk berpindah ke lokasi Pasar Johar Baru namun masih bisa mendapatkan keuntungan yang tetap.

Di Pasar Johar lama ini dekat dengan salah satu Masjid Agung yang sebelumnya juga menjadi pusat Kota Semarang sebelum berpindah ke Simpang Lima. Berbagai barang murah tentu bisa di dapatkan dari banyak pedagang yang ada di sini.

Pasar Johar Baru

pasar johar baru

eko fajar

Pasar ini terletak di Jalan Arteri Soekarno Hatta, Semarang yang memiliki luas wilayah sangat besar dibandingkan pasar lain yang ada di Semarang. Dengan area seluas itu pula masih menjadikan Pasar Johar sebagai ikon pasar tradisional Semarang. Berbagai masyarakat dari kota atau kabupaten tetangga banyak yang datang untuk mengirim barang dan menjual dagangannya di tempat ini.

Selain itu aksesnya juga bisa menggunakan banyak transportasi massal seperti BRT Semarang. Pasar Johar Baru ini terbagi dalam beberapa wilayah dan blok, jadi untuk menemukan pedagang yang pas untuk “kulakan” memang di sini tempatnya.

Pasar Sampangan

Pasar Sampangan

Salsa Devitri

Selain Pasar Bulu yang mendapatkan wajah baru, di Pasar Sampangan juga mendapatkan perlakuan serupa. Tampilannya dari yang kumuh dan tidak teratur seperti sebelumnya kini menjadi pasar tradisional yang lebih modern.

Bentuknya yang sudah tertata rapi lebih memudahkan pembeli untuk mendapatkan barangnya secara cepat. Selain itu juga tersedia lahan parkir yang luas dan cukup untuk menampung pelanggannya setiap hari. Pasar Sampangan terletak di Jalan Menoreh Raya No. 33 yang jalannya juga menjadi akses berbagai universitas di dekatnya.

Bagi kamu yang mencari kebutuhan hidup sehari-hari bisa mendapatkannya di pasar ini dengan harga yang lebih murah. Sebagai catatan atau saran, jangan datang ke pasar ini saat jam kerja tiba karena jalan di Sampangan terhitung masih kecil dan saking padatnya lalu lintas biasanya sering terjadi kemacetan di depan Pasar Sampangan ini.

Pasar Gang Baru

Pasar Gang Baru

Sofyan Rosyidi, S.T.

Dikenal dengan nama Pasar Pecinan atau pasar yang menjual berbagai kebutuhan yang tidak bisa ditemukan di pasar lain. Memang sebagian besar pedagangnya adalah orang campuran etnis Tionghoa dan Jawa karena dari sejarahnya membaur hingga meramaikan pasar ini.

Tidak bisa menemukan barang atau produk di pasar lain karena di Pasar Gang Baru ini tersedia daging babi, kebutuhan etnis Tionghoa dan berbagai produk atau bumbu lainnya. Walau termasuk menjual barang yang tak lazim, masyarakat Semarang tidak terusik karena keharmonisan di kota ini memang benar-benar terjaga.

Bagi kamu yang mencari barang-barang seperti di atas memang hanya bisa menemukannya di pasar ini saja karena di pasar lain tentu tidak akan bisa menemukannya. Datang saja ke Jalan Gang Baru No. 129 atau ke arah Kampung Pecinan Semarang.

Pasar Karang Ayu

Pasar Karang Ayu

D.C. Agus Setyawan

Salah satu pasar tradisional di Semarang yang besar yaitu Pasar Karang Ayu. Alamatnya berada di Jalan Jenderal Sudirman No. 174, Semarang. Tentunya sama dengan pasar-pasar besar lain karena bisa menemukan banyak produk atau barang dengan harga yang murah.

Khusus untuk kebutuhan makanan sehari-hari, datanglah dari jam 2 pagi hingga 6 pagi karena ada harga khusus pada jam tersebut. Biasanya lebih murah karena kebanyakan yang datang dijam tersebut adalah pedagang makanan untuk stok bahan dagangan mereka. Namun jarang bisa ditawar karena harganya sudah pas dan mengikuti harga pasaran.

Saat dini hari memang pasar ini membludak bahkan beberapa pedagangnya sampai menutupi sebagian ruas jalan besar di depannya. Namun ketika pagi hari jam 6 ada penertiban dari petugas terkait untuk memindahkan dagangannya ke area dalam pasar guna menghindari kemacetan.

Pasar Prembaen

Pasar Prembaen

Benedicta Kiplesund

Pasar ini memang tidak sebesar pasar lainnya namun bisa menyediakan berbagai kebutuhan dari lingkungan terdekatnya. Pasar Prembaen berada di Jalan Depok, Kembangsari, Semarang Tengah yang berdekatan dengan Paragon Mall dan pusat kuliner yang terkenal. Jadi tak heran jika Pasar Prembaen masih berjalan dan aktif hingga sekarang.

Berbagai kebutuhan rumah tangga, kebutuhan makan dan kebutuhan lain tersedia di tempat ini. Bahkan ada banyak penjual makanan yang buka dari pagi hingga malam hari dengan harga yang relatif lebih murah. Berbeda dengan pasar lain yang memiliki areanya tersendiri, di Pasar Prembaen ini terletak di gang yang sempit dan kecil, jadi jika dua motor berpapasan saja sudah susah untuk lewat.

Pasar Kokrosono dan Pasar Surtikanti

Pasar Surtikanti

Ardi Ibass

Pasar tradisional di Semarang selanjutnya adalah Pasar Kokrosono atau yang dikenal dengan nama lain Pasar Surtikanti. Mau cari ikan segar, bumbu dapur, daging-dagingan, atau kebutuhan adat Jawa bisa ditemukan di pasar ini. Letaknya memang berada di dalam kampung namun aksesnya bisa dilewati mobil bahkan bus sekalipun.

Tak hanya menjual kebutuhan sehari-hari saja namun di dalam pasarnya terdapat banyak penjual makanan yang terkenal enak dan murah. Jadi taka da salahnya walau ke pasar tradisional hanya untuk makan saja. Pasar ini dekat dengan penjual ikan hias di Jalan Surtikantinya, jika kamu ingin mengoleksi berbagai ikan tersebut bisa datang langsung ke tempatnya.

Pasar Krempyeng Sekaran

Pasar Krempyeng

Fiskal Purbawan

Disebut sebagai pasar krempyeng karena pasarnya tidak begitu besar namun hiruk pikuk pedagang dan pembelinya sangat banyak. Mirip seperti semut ketika bertemu dengan kelompoknya, jadi terasa sangat padat. Namun tingkat kepadatannya masih bisa dibilang tidak sebanyak pasar lain karena hanya saat pagi hari saja.

Tak hanya masyarakat sekitar namun berbagai kalangan dan umur pun juga memenuhi pasar krempyeng ini. Pasar Krempyeng Sekaran berada di Jalan Taman Siswa, Sekaran, Gunung Pati dan berdekatan dengan salah satu kampus negeri yang terkenal yaitu Unnes.

Pasar Ikan Hias Johar

Pasar Ikan Hias Johar

ridho somat

Jika pasar tradisional lain menjual berbagai kebutuhan pokok rumah tangga maka berbeda dengan pasar ini. Namanya adalah Pasar Ikan Johar yang lokasinya tak jauh dari Pasar Johar Lama. Di pasar ini hanya menjual berbagai jenis ikan hias dan perabotannya saja.

Mulai dari aquarium, kebutuhan aquascape, berbagai ikan hias, hiasan dalam akuarium dan masih banyak lagi. Datang saja ke pasar ini maka dijamin akan betah berlama-lama melihat ikan yang lucu. Pasar ikan ini hanya buka dari pagi hingga sore saja karena malam biasanya pedagang memilih untuk menutup warungnya.

Pasar Tiban Kalibanteng

Pasar Tiban Kalibanteng

achmad nurafif

Sesuai namanya yaitu pasar tiban maka pasar ini hanya buka saat hari Minggu atau Libur saja. Sekali buka maka banyak penjual dan pembeli yang datang ke pasar tiban ini. Berbeda juga dari pasar kebanyakan yang menjual kebutuhan rumah tangga, di sini lebih menjual pernak-pernik dan makanan ringan.

Cocok sebagai destinasi wisata dengan kearifan lokal jika kamu datang ke Semarang. Berbagai suguhan kudapan atau cemilan enak, wahana untuk anak, makanan khas dan pernak-pernik seperti baju, sandal, dan mainan bisa ditemukan di pasar ini. Datang saja ke Jalan WR Supratman, Gisikdrono, Semarang pada hari Minggu atau libur.

Pasar Jatingaleh

Pasar Jatingaleh

Farida Surya

Pasar tradisional di Semarang yang bisa dibilang umurnya termasuk tua ini bisa ditemukan ke arah Semarang atas. Lokasinya dekat dengan flyover dan pintu masuk tol Jatingaleh, jadi bisa diakses dari arah mana saja. Selain menjual kebutuhan dapur dan bahan makanan, di pasar ini  juga bisa menemukan kuliner legendaris yaitu Sop Buntut.

Pasar Mrican

Pasar Mrican Semarang

Babamo Kerang

Beralih ke Jalan Tentara Pelajar, Lamper Kidul terdapat satu pasar yang masih aktif juga sampai sekarang. Namanya adalah Pasar Mrican yang dikenal menjual berbagai kebutuhan makanan dan rumah tangga. Pasar ini memang tampak dari luar menjual buah-buahan saja, namun ketika sudah masuk ke areanya akan menemukan banyak barang yang kamu inginkan.

Lokasinya memang berada di pinggir jalan dan dekat dengan lampu merah, tak heran jika jam-jam sibuk pasti terjadi kemacetan di area tersebut. Selain itu ada banyak usaha atau warung yang buka di sekitar pasar. Mulai dari bengkel, penjual kopi, penjual makanan, produksi tahu dan masih banyak lagi.

Pasar Kobong

pasar Ikan segar tambak laut

MH NWCHS

Pasar yang dikenal menjual berbagai ikan segar yang berasal dari nelayan atau petambak ini juga tidak bisa dianggap remeh. Jika kamu mencari ikan tertentu atau ingin menjual ikan memang harus datang ke pasar ini.

Berbagai transaksi dari partai kecil sampai partai besar banyak dilakukan terutama saat dini hari, saat nelayan tiba dengan hasil tangkapannya. Beberapa barang atau produk yang dijual seperti ikan mas, ikan lele, kerang, ikan laut, ikan kakap, ikan sembilang, pindang, kepala mayung, kepiting dan masih banyak lagi.

Mau membeli ikan asin pun di sini juga sangat lengkap, mau ikan dengan ukuran yang besar juga bisa didapatkan. Pokoknya untuk urusan kebutuhan perikanan di Pasar Kobong ini sangat terjamin. Jangan lupa untuk menawar dengan harga yang pantas, ya! Karena di sini bisa mendapatkan banyak jenis ikan dengan harga yang murah.

Pasar Jati Banyumanik / Pasar Rasamala

Pasar Rasamala

Ocky Fernando

Berada di daerah Banyumanik ini juga menyediakan berbagai kebutuhan untuk masyarakat sekitarnya. Pasar Jati Banyumanik juga termasuk sangat ramai karena masih ada banyak pedagang yang aktif menjual dagangan mereka di pasar ini.

Berbagai kebutuhan rumah tangga, camilan, bunga untuk ziarah, sembako, pakaian, emas dan masih banyak lagi tersedia di pasar ini. Cukup datang saja ke Jala Jati Raya untuk berkunjung dan berbelanja kebutuhan sehari-hari. Pasar Jati Banyumanik ini juga dikenal dengan nama lain yaitu Pasar Rasamala Banyumanik. Buka dari dini hari sampai malam hari karena penjual tertentu masih berdagangan hingga malam menjelang.

Pasar Mijen

Pasar Mijen

Firman Yanuar

Di ujung Barat Daya Kota Semarang terdapat Pasar Mijen yang juga ramai dikunjungi sampai sekarang. Pasar ini memang memasok bahan sehari-hari untuk dikonsumsi masyarakat sekitarnya. Terlebih lagi lokasinya memang berada di jalan utama yang menuju ke Kendal. Jadi cukup padat dan ramai pengunjungnya.

Tak jauh dari pasar ini terdapat Pasar Buah Mijen yang khusus menjual buah-buahan segar hasil dari masyarakat sekitar sesuai musimnya. Beberapa buah yang dijual seperti rambutan, manga, durian, kelapa, dan masih banyak lagi. Untuk buah-buahan tertentu memang harus cermat dalam memilihnya karena barang yang murah pun bisa memiliki kualitas yang bagus dan enak.

Nah itulah beberapa daftar pasar tradisional yang ada di Semarang. Tentunya kamu bisa mengunjungi pasar tersebut untuk mulai berbelanja kebutuhan sehari-hari. Mulai dari sembako, pakaian, ikan hias, tanaman hias dan masih banyak lagi bisa kamu beli dari pasar tradisional.

 

 

You may also like

Leave a Comment

Telepon